SDK Sang Timur Yogyakarta

SDK Sang Timur Yogyakarta

Kasih - Peduli - Cerdas -Transformatif
Terakreditasi A
BERITA

Syawalan Rutin Yayasan Karya Sang Timur Jogja: Ikrar Kebersamaan dalam Semangat Toleransi

31/Mar/2026
Syawalan Rutin Yayasan Karya Sang Timur Jogja: Ikrar Kebersamaan dalam Semangat Toleransi

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan kembali menyelimuti komplek Sang Timur Yogyakarta dalam perayaan syawalan rutin tahunan Yayasan Karya Sang Timur. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh keluarga besar—guru dan karyawan dari unit TK, SD, SMA, hingga komunitas biara—sebagai wujud nyata harmoni dalam keberagaman.

Sebagai yayasan Katolik, pelaksanaan syawalan menjadi simbol kuat toleransi yang hidup di tengah komunitas. Acara ini dipersiapkan oleh panitia dari guru dan karyawan beragama Islam, menghadirkan nuansa Idulfitri yang tetap inklusif dan menyentuh seluruh elemen keluarga Sang Timur.
   
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ibu Yuni yang membawa suasana hening dan reflektif. Jalannya acara kemudian dipandu oleh Bapak Joko dengan gaya yang hangat dan komunikatif.
   
Dalam sambutannya, Sr. Yosefina mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas sukacita Hari Raya Idulfitri sekaligus mempererat persaudaraan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas 25 tahun pengabdian Salafudin atau Pak Udin di Biara Suster Sang Timur.

Momen haru terasa saat penyematan cincin penghargaan oleh Suster Jeane PIJ kepada Pak Udin sebagai simbol kesetiaan dan dedikasi. Tepuk tangan panjang mengiringi penghormatan tersebut, memperlihatkan betapa pengabdian tulus selalu mendapat tempat istimewa.

Pesan mendalam disampaikan oleh Ust. Tofan Ari Widianto yang menekankan bahwa syawalan adalah momentum untuk saling memaafkan, membersihkan hati, dan kembali pada kesucian diri.

Salah satu bagian yang paling mengesankan adalah pembacaan ikrar syawalan oleh seluruh peserta. Dengan penuh kesadaran, guru, karyawan, dan komunitas biara bersama-sama mengucapkan komitmen untuk saling memaafkan, memperbaiki diri, serta menjaga persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari. Ikrar ini menjadi simbol kuat bahwa kebersamaan di Sang Timur tidak hanya dirasakan, tetapi juga diteguhkan secara nyata.

Perayaan ini mencerminkan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh Beata Clara Fey—kasih, kerendahan hati, dan kepedulian terhadap sesama tanpa memandang perbedaan. Dalam semangat tersebut, syawalan tidak sekadar menjadi tradisi, melainkan ruang refleksi dan pembaruan diri.

Syawalan rutin di Sang Timur Jogja kembali menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan. Melalui ikrar, doa, dan kebersamaan, keluarga besar Sang Timur terus merawat harmoni, menjadikan perbedaan sebagai jembatan menuju persaudaraan yang semakin erat.

IH

 kembali