SDK Sang Timur Yogyakarta

SDK Sang Timur Yogyakarta

Kasih - Peduli - Cerdas -Transformatif
Terakreditasi A
BERITA

Hari Pahlawan di Sang Timur: Menyalakan Semangat Juang dari Halaman Sekolah

10/Nov/2025
Hari Pahlawan di Sang Timur: Menyalakan Semangat Juang dari Halaman SekolahYogyakarta, 10 November 2025. Pagi itu, halaman SDK dan SMAK Sang Timur Yogyakarta berubah menjadi ruang refleksi sejarah dan semangat masa depan. Dalam balutan seragam rapi dan barisan yang tertib, siswa-siswi dari dua jenjang berkumpul dalam satu upacara gabungan memperingati Hari Pahlawan.

Upacara dipimpin oleh Bapak Stevanus Afandi sebagai pembina. Dalam suasana yang khidmat, beliau menyampaikan amanat dari Menteri Sosial Republik Indonesia, yang mengajak seluruh generasi muda untuk mengenang jasa para pahlawan dan meneruskan nilai-nilai perjuangan mereka.

Namun, bukan Sang Timur namanya jika tidak menyulut api semangat yang lebih dalam. Dengan suara tegas dan penuh keyakinan, Pak Stevanus menambahkan amanat yang menggugah:

“Jadilah pahlawan dengan belajar lebih giat, peduli terhadap lingkungan, berinovasi dan kreatif. Lebih baik mati berdiri daripada hidup berlutut. Jangan takut salah, tapi jangan juga menyerah.”

Kalimat itu menggema di antara barisan siswa. Tak sedikit yang tampak merenung, seolah menyadari bahwa kepahlawanan bukan hanya milik masa lalu, tetapi juga panggilan hari ini di ruang kelas, di rumah, dan di tengah masyarakat.

Pahlawan Zaman Kini: Berani, Peduli, dan Inovatif

Di Sang Timur, makna pahlawan telah berevolusi. Ia bukan hanya pejuang bersenjata, tapi juga siswa yang berani mencoba hal baru, guru yang menyalakan semangat belajar, dan komunitas yang peduli pada lingkungan. Kepahlawanan hadir dalam bentuk coding kreatif, drama reflektif, bank sampah, hingga proyek-proyek kolaboratif yang menyentuh hati dan logika.

Refleksi dan Harapan

Hari Pahlawan di Sang Timur bukan sekadar seremoni. Ia adalah momen untuk menyalakan lentera karakter: keberanian untuk mencoba, ketekunan dalam belajar, dan kepedulian terhadap sesama. Dari halaman sekolah ini, semangat para pahlawan diteruskan bukan dengan senjata, tapi dengan semangat belajar, berkarya, dan berbuat baik.
 kembali